Loading...

Dari Rumah, Mengaji, dan Membangun Peradaban

03 June 2026 Kegiatan Admin SIT Ruhama
Dari Rumah, Mengaji, dan Membangun Peradaban
Hari ini kita melepas Angkatan ke-32 TKIT Ruhama. Angka 32 bukan sekadar hitungan tahun, tetapi perjalanan panjang sebuah cita-cita yang dimulai dengan sangat sederhana, dari sebuah rumah, dari sekelompok anak yang belajar mengaji, dan dari para pendidik yang meyakini bahwa perubahan besar selalu dimulai dari pendidikan.

Ruhama lahir bukan dari gedung yang megah, melainkan dari semangat dakwah dan pendidikan Al-Qur'an. Sebelum menjadi lembaga pendidikan yang dikenal masyarakat, Ruhama adalah TPA di rumah, tempat anak-anak belajar mengenal huruf-huruf hijaiyah, menghafal ayat-ayat Allah, dan mencintai Al-Qur'an sejak usia dini.

Karena itu, DNA Ruhama adalah Al-Qur'an.
Al-Qur'an bukan sekadar mata pelajaran di Ruhama, tetapi menjadi ruh, arah, dan fondasi seluruh proses pendidikan. Kami meyakini bahwa pendidikan terbaik bukan hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menerangi hati.

Allah SWT berfirman:
"Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan." (QS. Al-'Alaq: 1)
Wahyu pertama yang turun bukanlah perintah membangun kekuasaan, melainkan perintah membaca. Ini menunjukkan bahwa peradaban Islam dibangun melalui pendidikan.

Selama 32 tahun, Ruhama terus menjaga warisan tersebut. Metode pembelajaran boleh berubah. Teknologi boleh berkembang. Ilmu parenting terus melahirkan pendekatan-pendekatan baru. Namun Ruhama tidak akan pernah meninggalkan prinsip dasarnya: mendidik anak dengan nilai-nilai Al-Qur'an dan Sunnah.

Hari ini anak-anak mungkin belum menghafal seluruh Al-Qur'an, tetapi kami berharap mereka telah membawa bekal yang jauh lebih penting: mencintai Al-Qur'an, mencintai belajar, dan mencintai kebaikan.

Kepada para orang tua, kami berpesan, Jangan berhenti membersamai anak-anak membaca Al-Qur'an setelah mereka lulus dari TKIT Ruhama. Karena rumah adalah sekolah pertama, orang tua adalah guru pertama, dan Al-Qur'an adalah kurikulum pertama yang akan membimbing mereka sepanjang hayat.

Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)

Mudah-mudahan anak-anak yang hari ini kita lepas menjadi generasi Qur'ani: cerdas intelektualnya, kuat karakternya, mulia akhlaknya, dan bermanfaat bagi sesama.

"Ruhama boleh berusia 32 tahun, tetapi semangatnya tetap sama seperti saat pertama kali berdiri: dari rumah mengajarkan Al-Qur'an, lalu tumbuh menjadi sekolah yang menyiapkan generasi masa depan."

"Gedung dapat dibangun dalam hitungan bulan, tetapi membangun generasi membutuhkan puluhan tahun. Selama 32 tahun, Ruhama telah membuktikan bahwa ketika Al-Qur'an menjadi fondasi pendidikan, maka lahirlah generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan beradab."

"Dari TPA di sebuah rumah, menjadi sekolah yang melahirkan ribuan alumni. Inilah bukti bahwa pendidikan yang dimulai dengan keikhlasan dan Al-Qur'an akan terus tumbuh menjadi amal jariyah yang manfaatnya mengalir lintas generasi."

Selamat kepada TKIT Ruhama Angkatan ke-32. Teruslah melangkah, membawa cahaya Al-Qur'an ke mana pun kalian pergi.

Tag: Wisuda
Bagikan: